Edukasi Kanker Sejak Dini Sangatlah Penting!
 

Ini jelas sangat penting untuk mengurangi angka kematian yang saat ini terus bertambah!
Dengan bertambahnya angka kematian ini, penyakit kanker menempati posisi ke 2 di daftar penyakit yang mematikan di dunia.

Apakah Anda Sedang Mengalami Gejala ini?

• Merasa lelah terus-menerus
• Berat badan turun drastis
• Demam tak kunjung usai
• Sakit ketika menelan
• Ada perubahan warna bibir
• Batuk berdarah
• Nyeri terus-menerus pada area tertentu

Jika benar, maka Anda wajib baca info ini sampai tuntas agar gejala Kanker tidak semakin mengganas!


Apa Itu Kanker ?

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Pertumbuhan sel abnormal ini dapat merusak sel normal di sekitarnya dan di bagian tubuh yang lain.

Di antara banyak penyakit, kanker masih menjadi salah satu yang paling ditakuti, karena penyakit yang satu ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Jika melihat kenyataan tersebut, maka sangat penting bagi Anda untuk selalu waspada dan tentunya memiliki pemahaman yang baik terkait penyakit yang satu ini.

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker cukup tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,4 per seribu penduduk atau 347 ribu orang.

Penderita kanker terbanyak dialami wanita dengan kanker payudara dan kanker leher rahim. Sedangkan, pada laki-laki, terbanyak kasus kanker paru dan kanker kolorektal.

SANGAT MENGERIKAN!


Lebih dari 200 jenis kanker yang telah diidentifikasi, kanker yang didiagnosis dengan frekuensi terbesar di Amerika Serikat (AS) adalah kanker payudara.

Berikut beberapa jenis kanker yang paling umum, penyebab, gejala, dan penangannya untuk masing-masing jenis :

   1. Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit kanker yang paling sering terjadi di kalangan wanita.
Gejala penyakit kanker ini awalnya ditandai dengan munculnya sebuah benjolan pada payudara. Benjolan ini bisa berupa massa berbentuk bulat, lunak, dan terasa menyakitkan saat disentuh.

Untuk mengecek apakah payudara anda bebas dari kanker lakukan cara ini setiap hari :

» Pijat Payudara
Jika Kamu memiliki waktu luang sebelum tidur atau saat mandi, Kamu dapat mengangkat salah satu tangan keatas lalu melakukan pijatan secara perlahan pada salah satu bagian payudara secara bergantian. Tekan-tekan secara perlahan dengan jemari dari bagian atas hingga bawah payudara, kanan higga kiri payudara mengikuti aliran darah. Pijat payudara dari ketiak hingga melewati puting susu sambil jari berjalan.

Lakukan setiap hari minimal satu kali agar kamu dapat merasakan perbedaan pada payudaramu. Akan lebih baik jika Kamu secara rutin melakukan pemijatan sebelum dan setelah menstruasi agar melihat perbedaannya.

Jika benjolan tersebut tidak kunjung hilang dan bahkan semakin besar segera cek langsung ke dokter supaya Anda tahu apakah benjolan ini merupakan gejala kanker, atau hanya benjolan biasa.

   2. Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru adalah kondisi ketika sel ganas (kanker) terbentuk di paru-paru. Kanker ini lebih banyak dialami oleh orang yang memiliki kebiasaan merokok dan merupakan satu dari tiga jenis kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia.

Gejala penyakit kanker ini awalnya ditandai dengan batuk (disertai dengan darah), nyeri dada, napas berbunyi, dan penurunan berat badan. Kebanyakan batuk akan mereda atau hilang dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.

Namun, jika batuk berlangsung lama atau terjadi bersamaan dengan gejala lain, seperti batuk darah atau nyeri dada, penting bagi siapa saja untuk segera memeriksakannya ke dokter, untuk melihat lokasi kelainan dan kondisi pada jaringan lain di sekitar organ paru-paru.

   3. Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu penyakit yang paling sering dialami pria. Umumnya, pria yang memasuki usia 65 tahun rentan mengalami kanker prostat.

Pada awalnya, pria yang mengidap kanker prostat tidak akan merasakan gejala apa-apa. Namun, saat prostat sudah membengkak dan mulai memengaruhi saluran pembuangan urine atau sperma, penderitanya akan merasakan berbagai gejala berupa :

  • Sulit buang air kecil
  • Aliran urine lemah atau tersendat-sendat
  • Sering ingin buang air kecil, terutama di malam hari
  • Adanya darah dalam urine atau air mani
  • Buang air kecil terasa menyakitkan
  • Nyeri saat ejakulasi
  • Sulit mendapatkan atau mempertahankan ereksi

Maka dari itu Anda harus segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui tingkat keparahan kanker prostat yang dialami, agar dapat menentukan metode pengobatan yang tepat.

   4. Kanker Tiroid

Kanker tiroid adalah kanker yang menyerang kelenjar tiroid. Gangguan tiroid ini lebih sering terjadi pada wanita, karena peran hormon yang berbeda pada wanita dibandingkan pria.

Kanker tiroid jarang menimbulkan gejala di awal. Namun, seiring pertumbuhan sel dan jaringan, akan muncul benjolan di bagian depan leher. Benjolan tersebut tidak mudah digerakkan, terasa kencang, tidak terasa sakit, dan cepat membesar.

Maka dari itu Anda harus segera ke dokter jika Anda menemukan adanya benjolan di leher bagian depan, terutama jika benjolan tersebut membesar dengan cepat atau menyebabkan Anda sulit untuk bernapas.

   5. Kanker Hati

Kanker hati adalah mutasi atau perubahan sel-sel pada organ hati, yang berakibat tidak terkendalinya pertumbuhan sel, sehingga membentuk tumor.

Gejala yang paling sering dialami oleh penderita kanker hati adalah hilang nafsu makan, mual, muntah, dan berat badan yang turun drastis. Penderita juga dapat mengalami keluhan penyakit kuning dan perut membengkak.

Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter agar keluhan bisa diperiksa. Deteksi dan penanganan dini akan mengurangi risiko terjadinya komplikasi berupa kerusakan dan kegagalan fungsi hati lebih lanjut.

    6. Kanker Leher Rahim (Serviks)

Penyakit kanker serviks ini sering menjadi momok menakutkan terutama bagi kaum wanita, tapi sebenarnya masih ada harapan 40 persen dengan pencegahan.

Penyakit kanker serviks merupakan tumor ganas bersifat kanker yang tumbuh pada bagian bawah uterus, tepatnya di leher rahim berdekatan dengan vagina. Penyebab Kanker Serviks ini masih belum diketahui secara pasti. Namun kemungkinan karena ada faktor yang memengaruhi, seperti terpapar virus human papilloma (HPV).

Selain itu, faktor pendukung penyebab kanker serviks adalah infeksi chlamydia yaitu jenis bakteri yang rentan menyerang sistem reproduksi dan disebar melalui kontak seksual.

Untuk mengurangi risiko terkena serviks, ada baiknya melakukan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) atau pap smear. Pemeriksaan IVA dan pap smear dapat dilaksanakan di fasilitas kesehatan yang mempunyai tenaga terlatih seperti dokter atau bidan puskesmas.


 Let’s Beat CANCER Together! 

Pencegahan dapat dilakukan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker :

✔ Mengenai makanan :
• Mengurangi makanan berlemak yang berlebihan,
• Lebih banyak makan makanan berserat,
• Lebih banyak makan sayur-sayuran berwarna serta buah-buahan, beberapa kali sehari,
• Lebih banyak makan makanan segar,
• Mengurangi makanan yang telah diawetkan atau disimpan terlalu lama
Membatasi minuman alkohol,
Hindari diri dari penyakit akibat hubungan seksual,
Hindari kebiasaan merokok. Bagi perokok : berhenti merokok,
Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stress,
Periksakan kesehatan secara berkala dan teratur.

Itulah beberapa cara dan pencegahan yang bisa Anda lakukan agar kanker tidak muncul di tumbuh Anda.
Ingat mulai sekarang penuhilah asupan tubuh mu dengan makanan yang sehat..
Dan hindari junk food atau makanan siap saji…

“.. MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI ..”

Perlu Anda Ingat!
Kalau Sehat itu MAHAL!